New

Rekomendasi Cafe Aesthetic di Jakarta untuk Nongkrong dan WFC

Rekomendasi Cafe Aesthetic di Jakarta untuk Nongkrong dan WFC

Jakarta bukan cuma kota yang padat dan penuh macet — kota ini juga menyimpan segudang cafe aesthetic yang siap jadi tempat nongkrong favorit kamu atau bahkan jadi “kantor” dadakan untuk sesi Work From Cafe (WFC). Buat kamu yang berusia 18–25 tahun dan sering merasa bosan bekerja atau belajar di rumah, cafe aesthetic di Jakarta bisa jadi solusi terbaik. Selain suasananya yang Instagramable, banyak cafe yang menyediakan WiFi kencang, colokan listrik, dan menu minuman kekinian yang bikin mood kamu langsung naik. Yuk, simak rekomendasi cafe aesthetic di Jakarta berikut ini yang wajib masuk bucket list kamu!

Apa Itu WFC dan Kenapa Cafe Jadi Pilihan Favorit Anak Muda?

WFC atau Work From Cafe adalah tren yang semakin populer di kalangan anak muda, terutama sejak era pandemi membiasakan banyak orang untuk bekerja atau belajar dari luar kantor. Berbeda dengan WFH (Work From Home) yang kadang terasa membosankan karena suasananya itu-itu saja, WFC menawarkan nuansa baru yang lebih segar. Suara ambient cafe, aroma kopi, dan desain interior yang estetik terbukti bisa meningkatkan konsentrasi dan produktivitas bagi sebagian orang.

Selain itu, nongkrong di cafe aesthetic juga menjadi bagian dari gaya hidup sosial anak muda Jakarta. Entah itu untuk meeting bareng rekan kerja, mengerjakan tugas kuliah, atau sekadar menghabiskan waktu bersama teman sambil foto-foto untuk konten media sosial. Maka tidak heran jika cafe aesthetic di Jakarta terus bermunculan dengan konsep yang semakin unik dan menarik.

Kriteria Cafe Aesthetic yang Ideal untuk Nongkrong dan WFC

Sebelum merekomendasikan cafe-cafe terbaik, penting untuk memahami apa saja yang membuat sebuah cafe layak disebut “ideal” untuk nongkrong dan WFC. Pertama adalah desain interior yang estetik dan Instagramable — karena siapa yang tidak ingin mendapatkan konten kece sambil kerja, kan? Kedua, koneksi WiFi yang stabil dan cepat adalah hal mutlak untuk keperluan WFC. Ketiga, ketersediaan colokan listrik di setiap meja atau minimal di beberapa sudut ruangan. Keempat, menu yang variatif dengan harga yang terjangkau atau setidaknya sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Kelima, suasana yang kondusif — tidak terlalu bising dan memiliki cukup pencahayaan alami maupun buatan. Keenam, lokasi yang mudah dijangkau dengan transportasi umum atau memiliki tempat parkir yang memadai. Nah, berikut adalah cafe-cafe di Jakarta yang memenuhi sebagian besar atau seluruh kriteria tersebut!

Rekomendasi Cafe Aesthetic di Jakarta Selatan

Jakarta Selatan memang sudah lama dikenal sebagai surga cafe aesthetic. Kawasan ini menjadi favorit karena banyaknya komunitas kreatif dan anak muda yang bermukim di sini.

1. Kedai Kopi Kulo – Kemang
Kopi Kulo adalah salah satu nama yang tidak asing di telinga anak muda Jakarta. Dengan desain yang bersih, minimalis, dan modern, cafe ini cocok banget untuk kamu yang suka suasana tenang tanpa banyak dekorasi berlebihan. Harga minumannya pun cukup ramah di kantong, mulai dari Rp20.000-an saja. Menu andalannya adalah kopi susu kekinian dengan berbagai pilihan rasa yang bisa dikustomisasi.

2. Union Jakarta – SCBD
Buat kamu yang ingin merasakan nuansa cafe premium namun tetap nyaman untuk berlama-lama, Union di kawasan SCBD bisa jadi pilihan. Interior-nya yang elegan dengan pencahayaan hangat menciptakan suasana yang cozy sekaligus profesional. Sangat cocok untuk meeting atau sesi WFC yang lebih formal. Menu makanannya pun beragam, mulai dari camilan ringan hingga hidangan berat yang mengenyangkan.

3. Anomali Coffee – Senopati
Anomali Coffee adalah pilihan tepat untuk para pecinta kopi sejati. Cafe ini terkenal dengan konsep edukasi kopi, di mana pengunjung bisa belajar tentang proses pengolahan biji kopi langsung dari sumbernya. Suasananya industrial namun tetap hangat, dengan banyak spot foto menarik. WiFi tersedia dan cukup stabil untuk keperluan WFC ringan hingga sedang.

Rekomendasi Cafe Aesthetic di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat

Jangan kira hanya Jakarta Selatan yang punya cafe kece. Jakarta Pusat dan Jakarta Barat juga menyimpan banyak permata tersembunyi yang sayang untuk dilewatkan.

4. Filosofi Kopi – Melawai (Cabang Pusat)
Filosofi Kopi yang terinspirasi dari novel dan film terkenal ini memiliki konsep yang unik dan penuh cerita. Setiap menu kopinya memiliki nama dan filosofi tersendiri yang membuat pengalaman minum kopi terasa lebih berkesan. Desain interiornya bergaya vintage dengan sentuhan lokal Indonesia yang kental. Tempat ini cocok untuk nongkrong santai maupun sesi WFC yang penuh inspirasi.

5. Tanamera Coffee – Menteng
Tanamera Coffee dikenal sebagai salah satu specialty coffee terbaik di Jakarta. Cafe ini memiliki desain yang bersih dan modern dengan nuansa industrial yang kekinian. Selain kopi berkualitas tinggi, mereka juga menyediakan berbagai pilihan makanan dan snack yang lezat. Lokasinya di Menteng yang strategis membuatnya mudah dijangkau dari berbagai penjuru Jakarta.

6. Sejiwa Coffee – Thamrin
Berlokasi di jantung kota Jakarta, Sejiwa Coffee menawarkan nuansa yang tenang di tengah keramaian bisnis ibu kota. Interior-nya yang hangat dengan dominasi warna kayu dan tanaman hijau menciptakan suasana yang refreshing. Ideal untuk kamu yang ingin WFC di pusat kota tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

Rekomendasi Cafe Aesthetic di Jakarta Timur dan Jakarta Utara

Kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Utara juga tidak mau kalah dalam hal cafe aesthetic. Beberapa nama baru mulai bermunculan dan berhasil menarik perhatian anak muda dari berbagai wilayah.

7. Common Grounds – Sudirman (Lintas Wilayah)
Common Grounds memiliki beberapa cabang yang tersebar di Jakarta, termasuk di area yang bisa diakses dari Jakarta Timur. Cafe ini terkenal dengan desain interior yang sangat Instagramable — dengan dinding bata ekspos, tanaman rambat hijau, dan pencahayaan alami yang sempurna. Mereka juga dikenal dengan kualitas kopi specialty dan makanan bergizi yang mendukung produktivitas selama WFC.

8. The Colorblind Coffee – Jakarta Utara
Nama yang unik ini mencerminkan konsep cafe yang tidak biasa. The Colorblind Coffee hadir dengan desain monokromatik yang artistik dan penuh karakter. Meski terlihat sederhana dari luar, interior-nya sangat fotogenik dan cocok untuk konten media sosial. Harganya juga relatif terjangkau dengan porsi minuman yang memuaskan.

9. Kopi Tuku – Tebet (Bisa Diakses dari Berbagai Wilayah)
Kopi Tuku sudah melegenda di kalangan anak muda Jakarta. Meski tampilannya sederhana, aura aesthetic-nya tidak bisa dipungkiri. Terkenal dengan kopi susu khas-nya yang legit, Kopi Tuku selalu ramai pengunjung terutama di akhir pekan. Beberapa cabangnya menyediakan tempat duduk yang nyaman untuk nongkrong santai.

Tips Memilih Cafe untuk WFC agar Produktivitas Maksimal

Memilih cafe untuk WFC bukan sekadar soal estetika semata. Ada beberapa tips yang perlu kamu perhatikan agar sesi WFC kamu benar-benar produktif dan menyenangkan.

Cek kecepatan WiFi terlebih dahulu. Sebelum memutuskan menetap di sebuah cafe untuk WFC, cobalah untuk mengecek kecepatan internet dengan aplikasi speed test. Kecepatan minimal 10 Mbps biasanya sudah cukup untuk keperluan browsing, meeting online ringan, hingga upload konten.

Pilih waktu yang tepat. Hindari datang ke cafe populer pada jam-jam sibuk seperti weekend siang atau jam makan siang di hari kerja. Datanglah di pagi hari atau sore hari saat cafe tidak terlalu penuh, sehingga kamu bisa mendapatkan spot terbaik dan koneksi WiFi yang lebih lancar.

Pesan secukupnya dengan etika yang baik. Saat WFC di cafe, usahakan untuk memesan minimal satu item menu setiap beberapa jam. Ini adalah bentuk menghargai tempat yang sudah kamu gunakan sebagai “kantor” dadakan. Jangan lupa untuk tidak menduduki meja terlalu lama tanpa melakukan pesanan baru, terutama saat cafe sedang ramai.

Bawa perlengkapan yang mendukung. Bawa headphone atau earphone untuk membantu konsentrasi di tengah keramaian cafe. Jangan lupa membawa charger dan power bank sebagai antisipasi jika colokan sedang penuh. Membawa mouse portable juga bisa meningkatkan kenyamanan kerja, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan banyak klik.

Perhatikan ergonomi. Pilih meja dan kursi yang nyaman untuk posisi duduk yang baik. Bekerja berjam-jam dengan posisi yang salah bisa menyebabkan nyeri punggung dan leher yang mengganggu produktivitas kamu di hari-hari berikutnya.

Tren Cafe Aesthetic di Jakarta yang Perlu Kamu Tahu

Dunia cafe di Jakarta terus berkembang dengan pesat, mengikuti tren yang ada di berbagai belahan dunia. Salah satu tren yang sedang populer adalah konsep cafe dengan tema alam atau biophilic design, di mana tanaman hijau menjadi elemen dekorasi utama yang menciptakan nuansa segar dan menenangkan. Tren lainnya adalah cafe dengan konsep multi-fungsi, di mana satu tempat bisa berfungsi sebagai cafe, galeri seni, ruang workshop, hingga toko buku.

Selain itu, banyak cafe aesthetic di Jakarta yang kini mulai mengusung konsep sustainable atau ramah lingkungan. Mereka menggunakan bahan-bahan lokal, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan bekerja sama langsung dengan petani kopi lokal untuk mendukung ekosistem kopi Indonesia. Tren ini sangat selaras dengan nilai-nilai yang dipegang oleh generasi muda masa kini yang semakin peduli terhadap lingkungan.

Cafe bertema retro dan vintage juga masih sangat populer, terutama di kalangan anak muda yang gemar dengan estetika era 80-an dan 90-an. Desain interior dengan furnitur antik, musik klasik, dan nuansa nostalgia menciptakan pengalaman yang unik dan berbeda dari cafe modern pada umumnya. Tidak heran jika tipe cafe seperti ini selalu viral di media sosial dan menjadi destinasi wajib bagi para konten kreator muda.

Kesimpulan

Jakarta memang tidak pernah kehabisan pilihan cafe aesthetic yang cocok untuk nongkrong maupun WFC. Dari kawasan Jakarta Selatan yang sudah terkenal sebagai surga cafe, hingga Jakarta Utara dan Timur yang mulai berkembang pesat, semuanya menawarkan pengalaman yang unik dan berbeda-beda. Yang terpenting adalah menyesuaikan pilihan cafe dengan kebutuhan kamu — apakah kamu butuh suasana yang tenang untuk fokus bekerja, atau kamu lebih mencari tempat yang asyik untuk berfoto dan bersosialisasi bersama teman-teman.

Jangan lupa untuk selalu menghormati etika berkafe yang baik, seperti tidak terlalu lama menempati meja tanpa memesan, menjaga kebisingan, dan merapikan meja setelah selesai. Dengan begitu, kamu tidak hanya mendapatkan pengalaman WFC yang menyenangkan, tetapi juga berkontribusi pada ekosistem cafe lokal yang terus bertumbuh. Selamat nongkrong dan WFC di cafe aesthetic pilihanmu, Jakarta selalu punya kejutan untuk kamu temukan!

Tinggalkan komentar