New

Vivo Z1 Pro Kelebihan dan Kekurangan, Lengkap dengan Spesifikasi

Dean Putra Pratama

1 Agustus 2026

[social_share_icon]

Vivo Z1 Pro kelebihan dan kekurangan jadi pertanyaan banyak orang yang lagi cari HP kelas menengah dengan performa gaming stabil tapi harga terjangkau. Vivo Z1 Pro adalah smartphone yang dirilis Vivo pada 2019, dibekali chipset Snapdragon 712, baterai jumbo 5000mAh, dan kamera depan 32MP. Meski sudah bukan HP baru, unit second-nya masih diburu karena spesifikasinya cukup mumpuni untuk harga di kisaran sejutaan sekarang. Yuk simak detail plus minusnya biar kamu nggak salah pilih.

Spesifikasi Lengkap Vivo Z1 Pro

Sebelum bahas kelebihan dan kekurangan Vivo Z1 Pro, kamu perlu tahu dulu spesifikasi dasarnya. HP ini mengusung layar 6,53 inci beresolusi FullHD+ (2340 x 1080 piksel) dengan aspect ratio 19,5:9, jadi tampilannya cukup lega buat nonton atau main game. Dapurnya digerakkan chipset Qualcomm Snapdragon 712 octa-core 2,3GHz dengan GPU Adreno 616, chipset yang waktu itu cukup kencang di kelasnya.

Komponen Spesifikasi
Chipset Snapdragon 712, octa-core 2,3GHz
Layar 6,53 inci FullHD+ (2340×1080), 19,5:9
RAM/ROM 4GB/64GB dan 6GB/128GB
Kamera belakang Triple 16MP + 8MP + 2MP
Kamera depan 32MP
Baterai Li-Po 5000mAh
Port charging microUSB 2.0

Memori internalnya tersedia dua varian, 64GB dan 128GB, dengan slot microSD terpisah yang bisa ditambah sampai 256GB. Jadi kamu nggak perlu khawatir kehabisan ruang simpan buat foto, video, atau game berat sekalipun.

Kelebihan Vivo Z1 Pro

Kelebihan paling menonjol dari Vivo Z1 Pro ada di sisi performa gaming. Chipset Snapdragon 712 yang dibuat dengan fabrikasi 10nm ini terbukti bisa menjalankan game populer seperti PUBG Mobile dan Asphalt dengan frame rate stabil, tanpa gejala overheat berlebihan berkat manajemen daya yang efisien. Buat kamu yang doyan main game mobile tapi budget terbatas, ini jadi nilai plus besar.

Dari sisi fotografi, hasil jepretan Vivo Z1 Pro juga terbilang melebihi ekspektasi untuk HP kelas menengah. Kombinasi kamera belakang 16MP+8MP+2MP mampu menghasilkan foto dengan detail cukup baik di kondisi cahaya normal, sementara kamera depan 32MP cocok buat kamu yang suka selfie atau video call.

Baterai 5000mAh jadi keunggulan lain yang bikin HP ini betah dipakai seharian tanpa harus bolak-balik cas. Ditambah lagi, harga jual second-nya sekarang jauh lebih murah dibanding harga rilis, jadi cukup worth it buat yang cari HP cadangan atau HP anak dengan dana terbatas.

Kekurangan Vivo Z1 Pro

Meski punya banyak kelebihan, Vivo Z1 Pro juga punya beberapa kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan. Pertama, HP ini masih pakai port microUSB 2.0, bukan USB Type-C. Padahal kompetitor sekelas seperti Redmi Note 7 di harga 2 jutaan waktu itu sudah pakai USB Type-C yang lebih cepat dan praktis dibolak-balik colokannya.

Kedua, Vivo Z1 Pro tidak dibekali NFC. Fitur ini makin penting sekarang karena banyak dipakai buat transaksi e-money, cek saldo kartu, atau tap kartu transportasi. Absennya NFC jadi minus yang lumayan terasa buat kamu yang mobilitasnya tinggi di kota besar.

Ketiga, bobot dan dimensi HP ini terbilang besar, mencapai 201 gram. Buat sebagian orang, ini bisa bikin tangan cepat lelah kalau dipegang lama, apalagi kalau dibandingkan HP kompetitor yang desainnya lebih ringkas.

Harga Vivo Z1 Pro Baru dan Bekas

Saat pertama diluncurkan pada 2019, Vivo Z1 Pro dibanderol Rp3.099.000 untuk varian 4GB/64GB dan Rp3.699.000 untuk varian 6GB/128GB. Harga ini cukup bersaing waktu itu, mengingat spesifikasi chipset dan baterainya di atas rata-rata HP sekelas.

Sekarang, karena sudah tidak dijual baru secara resmi, Vivo Z1 Pro cuma bisa didapat lewat pasar second. Berdasarkan listing di marketplace, harga bekas varian 4GB/64GB berkisar Rp1.200.000 sampai Rp1.290.000, sementara varian 6GB/128GB dibanderol mulai Rp950.000 sampai Rp1.999.000 tergantung kondisi unit dan kelengkapan aksesorisnya. Kalau kamu beli dari platform trade-in, harganya bisa lebih murah lagi, meski biasanya kondisi unitnya juga lebih variatif.

Karena statusnya sudah HP lawas, penting banget buat cek kondisi baterai, layar, dan kelengkapan garansi sebelum transaksi, terutama kalau beli lewat marketplace peer-to-peer seperti OLX.

FAQ

Vivo Z1 Pro pakai chipset apa?

Vivo Z1 Pro menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 712 dengan CPU octa-core 2,3GHz dan GPU Adreno 616. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 10nm sehingga manajemen dayanya cukup efisien. Performanya cukup mumpuni untuk gaming ringan sampai menengah tanpa masalah panas berlebih.

Apakah Vivo Z1 Pro cocok untuk gaming?

Cocok. Berkat chipset Snapdragon 712, Vivo Z1 Pro bisa menjalankan game seperti PUBG Mobile dan Asphalt dengan frame rate stabil. HP ini juga jarang overheat saat dipakai main game dalam waktu lama, jadi cukup nyaman buat kamu yang suka gaming santai.

Apakah Vivo Z1 Pro punya NFC?

Tidak, Vivo Z1 Pro tidak dilengkapi fitur NFC. Ini jadi salah satu kekurangan utamanya, apalagi NFC sekarang banyak dibutuhkan untuk transaksi digital, tap e-money, atau cek saldo kartu transportasi.

Berapa harga Vivo Z1 Pro sekarang?

Karena sudah tidak diproduksi baru, harga Vivo Z1 Pro sekarang mengacu ke pasar second. Kisarannya mulai dari Rp950.000 sampai sekitar Rp1.900.000, tergantung varian RAM/ROM dan kondisi fisik unitnya.

Apa kekurangan utama Vivo Z1 Pro dibanding HP sekelas?

Kekurangan utamanya ada di port charging yang masih microUSB 2.0, bukan USB Type-C. Bobotnya yang mencapai 201 gram juga membuat HP ini terasa agak berat dipegang dalam waktu lama dibanding kompetitor sekelas.

Itulah kelebihan dan kekurangan Vivo Z1 Pro yang perlu kamu tahu sebelum memutuskan beli unit second-nya. Dengan performa gaming stabil, kamera oke, dan baterai awet, HP ini masih layak jadi pilihan budget di 2026, asal kamu nggak masalah sama absennya NFC dan port microUSB yang sudah ketinggalan zaman.